
KARIMUN, INTRIK.ID – Suasana berbeda terlihat di lingkungan PT Timah Tbk Division Area Kundur, Rabu (17/6/2026). Puluhan siswa TK Negeri Bina Permata Desa Perayun, Kecamatan Kundur Utara, tampak antusias mengikuti edukasi penanganan kebakaran yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengenal bahaya bermain api serta pentingnya menjaga keselamatan sejak usia dini. Tak hanya menerima materi edukasi, mereka juga berkesempatan melihat langsung berbagai peralatan pemadam kebakaran yang biasa digunakan dalam kondisi darurat.
Mulai dari Alat Pemadam Api Ringan (APAR) hingga mobil pemadam kebakaran diperkenalkan kepada para siswa. Pengalaman ini menjadi momen yang menarik bagi anak-anak karena dapat melihat secara langsung fungsi dan cara kerja peralatan yang selama ini hanya mereka kenal dari cerita atau tayangan televisi.
Kegiatan yang digelar PT Timah melalui Division Area Kundur ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kebakaran, termasuk di kalangan anak-anak.
Kepala TK Negeri Bina Permata Perayun, Marniati, mengapresiasi dukungan PT Timah yang telah memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mendapatkan edukasi keselamatan secara langsung.
“Ini menjadi sarana pengenalan dan edukasi sejak dini kepada anak-anak tentang bahaya bermain api yang dapat menyebabkan kebakaran,” ujar Marniati.
Menurutnya, metode pembelajaran yang memadukan teori dan praktik langsung membuat anak-anak lebih mudah memahami materi yang diberikan.
Selain mendapatkan penjelasan tentang risiko kebakaran, para siswa juga dapat melihat berbagai peralatan yang digunakan untuk mengatasi kebakaran, mulai dari APAR hingga mobil pemadam kebakaran.
“Anak-anak dapat melihat dan mengenal secara langsung peralatan yang digunakan untuk mengatasi kebakaran. Semoga kegiatan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi anak-anak didik kami,” katanya.
Edukasi keselamatan sejak usia dini dinilai penting untuk membangun kesadaran dan membentuk perilaku yang lebih waspada terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar. Dengan pendekatan yang ramah anak, materi pencegahan kebakaran dapat diterima lebih mudah dan membekas dalam ingatan mereka.
Melalui kegiatan ini, PT Timah berharap pengetahuan dasar mengenai bahaya kebakaran dan langkah-langkah pencegahannya dapat tertanam sejak dini, sehingga anak-anak tidak hanya memahami risiko bermain api, tetapi juga tumbuh dengan budaya keselamatan yang kuat. (*)
Sumber: PT Timah Tbk