Kebutuhan Benur Vaname di Babel Capai 130 Juta Ekor Per Bulan

    INTRIK.ID, BABEL – Terobosan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk meningkatkan perekonomian di sektor pengembangan budidaya udang vaname semakin terbuka.

    Apalagi dengan adanya indukan langsung dari Kona Bay, perusahaan budidaya air terbesar di Hawaii, Waimea, negara bagian Amerika Serikat, dapat menjadi peluang produksi yang baik.

    “Kami baru saja selesai melakukan pelepasan induk baru untuk menghasilkan benur yang didatangkan dari Kona Bay langsung. Sekarang benur udang vaname sudah bisa diproduksikan langsung di BPI Tanjung Kerasak,” ujar Gubernur Erzaldi, saat pelepasan induk udang vaname bersama mitra yakni PT Prima Benur Bangka (PBB), di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Pemuliaan Ikan (BPI) Tanjung Kerasak, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (28/1/22)

    Pemprov Babel melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), diungkapkan gubernur, akan menjajaki kerja sama yang panjang dengan PT Prima Benur Bangka.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kerja sama ini sekaligus untuk memenuhi kebutuhan benur udang vaname yang sangat tinggi di Babel. Saat ini, berdasarkan informasi yang diterima Erzaldi dari produsen benur, kebutuhan telah mencapai 130 juta ekor per bulan.

    “Kerja sama ini terus berlanjut karena kebutuhan benur udang vaname sangat tinggi untuk kita suplai, sementara sampai sekarang produksinya baru 25 juta (ekor). Artinya, baru sekitar 15 persenan, jadi sangat-sangat perlu,” ujarnya.

    Sementara itu, Komisaris PT Prima Benur Bangka Suseno, mengakui jika masuknya induk baru dari Hawaii ini akan memudahkan pihaknya bersama BPI Tanjung Kerasak untuk memenuhi kebutuhan pasar. Terlebih, hasil produksi mereka yaitu benur vaname F1 (turunan pertama), sudah bersertifikat yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

    “Artinya, dengan adanya datang induk baru, produksi ini bisa tiap hari, kontinyu terus. Kemudian, hasil produksi kita standar nasional, sudah mendapat sertifikat dari KKP. Itu maksudnya secara budidaya sudah baik sesuai aturan. Harapannya, dengan standar kualitas yang kita jaga, para penambak tidak ragu lagi, karena induknya impor,” ujarnya. (red)

    Space Iklan/0853-1197-2121

     

     

    Mungkin Suka Ini juga:
    Dilantik Jadi Ketua KONI Babel Periode Kedua, Ricky Kurniawan Bidik 5 Emas di PON NTB-NTT

    Dilantik Jadi Ketua KONI Babel Periode Kedua, Ricky Kurniawan Bidik 5 Emas di PON NTB-NTT

    Tingkatkan Sistem Pengamanan Operasional, PT Timah Gandeng Polda Babel

    Tingkatkan Sistem Pengamanan Operasional, PT Timah Gandeng Polda Babel

    Sebut Wartawan “Lebih dari Intel”, Kapolda Babel Instruksikan Humas Standby 24 Jam untuk Media

    Sebut Wartawan “Lebih dari Intel”, Kapolda Babel Instruksikan Humas Standby 24 Jam untuk Media

    Kapolda Babel ke Insan Pers: Berani dan Bertanggung Jawablah, Jangan Tunduk pada Pemilik Modal!

    Kapolda Babel ke Insan Pers: Berani dan Bertanggung Jawablah, Jangan Tunduk pada Pemilik Modal!

    Lomba Da’i dan Da’iyah Ananda Bersinar Provinsi Babel Diikuti 252 Anak

    Lomba Da’i dan Da’iyah Ananda Bersinar Provinsi Babel Diikuti 252 Anak

    Sejarawan dan Keluarga Beri Persetujuan Ilustrasi Wajah Depati Amir

    Sejarawan dan Keluarga Beri Persetujuan Ilustrasi Wajah Depati Amir