KDRT di Bangka Tengah Masih Terjadi, Mehoa: Pakai Pasal Penganiayaan

    Foto: Ketua DPRD Bangka Tengah, Mehoa. (Erwin/intrik)

    “Gak mungkin perempuan tega melaporkan jika tidak disakiti berlebihan. Jangan pakai kitab baku, tapi kedepankan psikologis perempuan. Harus tindak tegas dan hukum berat pelaku terhadap perempuan termasuk anak,” tegas Mehoa.

    Ia juga meminta para korban untuk berani berbicara jika mengalami intimidasi ataupun kekerasan.

    “Jangan takut sama intimidasi dan jangan lelah berjuang. Percayalah yang penting bicara kebenaran dan jujur. Sehingga APH pun percaya. Kadang saya lihat APH dan Dinas Pemberdayaan Perempuan tidak percaya dengan Korban. Apalagi jika ada bisikan-bisikan miring tentang Korban. Kita itu harus memihak kepada yang benar. Tapi kalau perempuannya sudah hadirkan bukti dan saksi ya kita harus lindungi, ” lanjutnya.

    Pages: 1 2 3 4
    Tagged with:
    KDRTkekerasanMehoa
      Ikuti kami di Facebook