Kasus Kaki Gajah Masih Ditemui di Bangka Selatan, Penderita Tak Bisa Diobati

    Foto: Slamet Wahidin.

    INTRIK.ID, BANGKA SELATAN – Dinas Kesehatan, Pengendalain Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan terus berupaya mengatasi penyakit kaki gajah.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan, Slamet Wahidin mengatakan selama 2024 ini pihaknya masih menerima adanya kasus kaki gajah.

    “Pengidap penyakit kaki gajah tahun ini masih dibawah 10 kasus,” ungkapnya, Senin (18/11/2024).

    Ia mengatakan jumlah itu menurun dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya karena pihaknya selalu memberikan edukasi ke masyarakat.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Dari tahun 2005 silam, kami telah membagikan obat cacing kepada masyarakat Bangka Selatan. Maka dari itu kasus penyakit kaki gajah setiap tahun ada penurunan,” ucap dia.

    Slamet mengatakan penyakit kaki gajah tidak bisa diobati dan akan cacat selamanya, namun bisa dihindari.

    “Penyakit kaki gajah ini disebabkan oleh gigitan nyamuk hutan yang membawa cacing filaria dan kemudian masuk dalam tubuh manusia. Setelah itu akan mengidap penyakit kaki gajah dan cacat seumur hidup,” katanya.

    “Sebelum terkena penyakit kaki gajah, makanlah obat yang tersedia di puskesmas terdekat, itu gratis. Makan lah obat cacing selama 2 tahun. Satu kali makan obat selama 1 tahun, biar cacing filaria mati dan terhindar dari penyakit kaki gajah,” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia juga menghimbau kepada masyarakat Bangka Selatan untuk menjaga kesehatannya, mentaati program pemerintah dibidang kesehatan.

    “Makan lah obat yang sudah kita kasih, karena itu sangat membantu. Kalau sudah mengidap penyakit kaki gajah tidak ada gunanya karena penyakit kaki gajah tidak bisa disembuhkan,” pungkasnya.(Abi)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Tak Hanya Berobat, Warga Toboali Dapat Edukasi Kesehatan Gratis dari PT Timah

    Tak Hanya Berobat, Warga Toboali Dapat Edukasi Kesehatan Gratis dari PT Timah

    Tak Sekadar Berobat, Warga Koba Manfaatkan Layanan Cek Gula, Kolesterol, dan Tensi Gratis PT Timah

    Tak Sekadar Berobat, Warga Koba Manfaatkan Layanan Cek Gula, Kolesterol, dan Tensi Gratis PT Timah

    111 Anak Ikut Khitanan, 145 Warga Berobat Gratis, Bulan Bakti PT Timah Diserbu Masyarakat Bangka Selatan

    111 Anak Ikut Khitanan, 145 Warga Berobat Gratis, Bulan Bakti PT Timah Diserbu Masyarakat Bangka Selatan

    154 Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis Bulan Bakti HUT Ke-50 PT Timah

    154 Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis Bulan Bakti HUT Ke-50 PT Timah

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

      Ikuti kami di Facebook