
Bukan hanya itu, ia juga merasa tidak dihargai sama sekali oleh panitia karena tidak diberikan boneka maskot Porprov kali ini.
“Mana gak dapet kenang-kenanagan kayak boneka. Padahal kalau dikasihkan ngerasa banget dihargai. Udah belum cair, merchandise gak ada, kacau pokoknya,” lanjutnya.
Ia mengaku kapok untuk turut serta dalam event empat tahunan itu lagi kedepannya.
“Katanya PB Porprov yang tahan semuanya. Tapi saya gak tau, intinya ini membuat para teman-teman wasit jera untuk kesini lagi,” tegas Ian.