
Menurutnya, penerapan kanal pembayaran non-tunai ini sangat krusial dalam upaya meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan wisatawan langkah ini merupakan bentuk percepatan digitalisasi di area publik, khususnya Bandara H. AS Hanandjoeddin Belitung untuk mendukung ekosistem pembayaran modern.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Bank Indonesia ingin memastikan bahwa seluruh pelaku usaha, khususnya UMKM dan sektor pariwisata, siap mengadopsi dan memanfaatkan QRIS, termasuk untuk transaksi lintas negara. Karenanya, kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, perbankan, dan industri dalam menjaga kemudahan konsumsi masyarakat khususnya melalui perluasan akseptasi dan sistem pembayaran digital (QRIS), peningkatan literasi dan edukasi kepada masyarakat, serta menjaga keamanan dan keandalan sistem pembayaran. Kami meyakini bahwa digitalisasi transaksi tidak hanya meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam bertansaksi, tetapi juga mendorong transparansi, efisiensi, dan pada akhirnya pertumbuhan ekonomi daerah.