
Pengetahuan tentang waktu-waktu yang tepat dalam melakukan trading merupakan hal yang krusial bagi para pemula. Seorang trader (manual trader) tidak bisa mengamati laju pergerakan pasar secara nonstop. Oleh karena itu sangat diperlukan pengaturan jadwal yang tepat. Tentukan waktu yang tepat berdasarkan pengamatan mendalam sebelumnya.
Pembiasaan dan jam terbang akan melatih kemampuan dan sensitivitas trader dalam membaca kondisi pasar. Semakin lama dan sering membaca kondisi pasar, semakin mahir pula kemampuan trading seseorang. Trader lama ataupun trader baru memiliki kesempatan sukses yang sama. Hal yang dibutuhkan hanya kesabaran dan keuletan menganalisa kondisi pasar investasi.
Cara trading yang simple tapi untung yang sering terlewat dan dianggap remeh oleh trader pemula adalah kontrol emosi. Mengelola emosi dan psikologi trader merupakan hal yang cukup sulit. Banyak pula yang malah terjatuh pada kesalahan dan berakhir menderita kerugian.
Takut dan ragu biasanya dirasakan trader pemula dalam mengambil keputusan. Keraguan kadang muncul saat seorang trader menentukan kapan harus masuk atau keluar pasar. Sebaliknya, tidak sedikit trader yang malah merasa terlalu bersemangat dan cenderung rakus. Sikap greedy bisa berbalik dan merugikan. Fokuslah pada tujuan dan strategi yang telah dibuat sebelumnya.
Stop Loss (SL) poin dan Taking Profit (TP) poin merupakan dua hal yang harus ditentukan dengan cermat guna meminimalisir timbulnya kerugian. Fungsi tersebut akan sangat berguna bagi trader pemula ataupun trader lama yang memiliki waktu analisa minim.
Kesibukan dan urusan lain diluar trading menimbulkan keterbatasan waktu untuk mengecek pasar dan melakukan analisa kondisi pasar. Pada saat inilah fungsi diatas perlu untuk diaplikasikan. Seperti tujuan awal seorang trader yang ingin mendapat profit, maka dalam prakteknya dibutuhkan konsistensi yang tinggi dalam melakukan trading.