
“Kalau rancangan rencana kerja tidak disusun dengan baik maka itu akan berdampak bagi masyarakat secara langsung karena kebijakan yang kurang baik. Apalagi masyarakat kita adalah nelayan,” jelasnya.
Imam juga mengatakan, ada 3 program prioritas dalam rancangan rencana kerja dinas kelautan dan perikanan kabupaten Bangka Tengah.
“Program prioritas kita yakni perikanan tangkap yang meliputi produksi tangkap dan nilai tukar nelayan, perikanan budidaya meliputi produksi budidaya, peningkatan benih ikan dan ikan hias serta nilai tukar pembudidaya serta pengelolaan dabln pemasaran hasil yang juga melibat UMKM tentunya,” ujarnya.
“Kami juga sangat menekankan sinergisitas antara pemerintah daerah, provinsi serta pusat dalam rancangan rencana kerja kami,” lanjutnya.
Imam berharap, pemerintah pusat dan provinsi dapat membantu dinas perikanan bangka tengah dalam mengembangkan masyarakat nelayan dan menumbuhkan makro ekonomi di Bangka Tengah lewat sinergisitas bersama.