Inflasi Babel Tetap Tenang di Tengah Cuaca Ekstrem, Bank Indonesia Perkuat 11 Langkah Pengendalian Harga

    Caption: Bank Indonesia Bangka Belitung. (Ist)

    Selain itu, Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya mengalami inflasi sebesar 5,63 persen, terutama karena kenaikan harga emas perhiasan yang dipengaruhi ketidakpastian ekonomi global. Sementara Kelompok Transportasi mencatat inflasi 4,29 persen akibat tarif angkutan udara yang masih tinggi seiring kenaikan harga avtur.

    Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, mengatakan capaian tersebut menunjukkan pengendalian inflasi di Bangka Belitung masih berjalan efektif.

    “Inflasi tahunan Bangka Belitung sebesar 2,62 persen masih berada dalam target inflasi nasional dan bahkan lebih rendah dibandingkan inflasi nasional. Kondisi ini menunjukkan sinergi pengendalian inflasi di Bangka Belitung berjalan dengan baik,” ujar Rommy.

    Untuk menjaga stabilitas harga, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus memperkuat koordinasi.

    Melalui High Level Meeting (HLM) TPID yang digelar pada 15 Juli 2026, seluruh kepala daerah di Bangka Belitung bersama Bank Indonesia menyepakati 11 langkah strategis pengendalian inflasi.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook