
Selain varian Entry Level, produsen juga menyediakan varian Hyundai Ioniq V Long Range. Varian ini cocok bagi pengguna yang membutuhkan mobilitas untuk perjalanan jarak jauh. Tercatat, varian tersebut menggunakan baterai LFP CATL dengan kapasitas 66,8 kWh.
Bobot paket baterai kendaraan mencapai 465 kg. Hal ini membuat tenaganya juga meningkat menjadi 168 kW atau 225 dk. Kombinasi tersebut membuat Ioniq V Long Range mampu melaju hingga 650 km dalam sekali pengisian penuh berdasar pengujian CLTC.
Besaran angka tersebut membuat Ioniq V sebagai salah satu mobil sedan listrik dengan daya jelajah kompetitif. Terlebih untuk menghadapi berbagai dominasi merek lokal China.
Baca juga: Hyundai IONIQ 5 Mobil Listrik Resmi Hadir dengan Hyundai Bluelink Teknologi Terdepan
Masuk ke area kabin, perhatian akan langsung tertuju pada penggunaan layar ganda 27 inci yang mendominasi dashboard. Selain itu, ada pula sistem Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Sistem tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Momenta. Teknologi yang ada berguna untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara sehari-hari.
Tak hanya itu saja, produsen juga menyematkan arsitektur kelistrikan 800V. Hal ini membuat proses pengisian daya bisa berlangsung lebih cepat ketimbang menggunakan sistem konvensional. Teknologi 800 V sendiri masih menjadi salah satu fitur unggulan yang banyak dicari pada mobil listrik modern. Hal tersebut sebab teknologi yang bisa memangkas waktu charging secara signifikan.
Kabarnya, Hyundai tak hanya menyediakan varian Battery Electric Vehicle (BEV). Rumor yang beredar juga membahas varian Extended Range Electric Vehicle (EREV). Model tersebut berpotensi menawarkan fleksibilitas bagi konsumen yang khawatir soal infrastruktur pengisian daya. Terlebih di area yang belum memiliki jaringan charging station luas.
Kehadiran Hyundai Ioniq V mengisi segmen sedan listrik terbaru yang cukup andal. Hyundai Ioniq V membawa kombinasi teknologi modern, desain futuristik dan jarak tempuh impresif. Kehadirannya memiliki daya tarik kuat, terlebih di tengah persaingan kendaran listrik yang berlangsung ketat