
“Kalau bantuan ada kemaren dari PLN, Telkom dan juga pemkab Bateng untuk bibit kayu pelawan namun untuk sarana dan prasarana sebagian kami berusaha sendiri serta ada 2 petugas juga yang ditaruh disana oleh pemerintah Bangka Tengah. Saya ucapkan terima kasih buat semua yang sudah membantu,” ungkap Zaiwan.
Zaiwan juga mengajak agar seluruh pihak termasuk pemerintah, swasta dan pihak lainnya dapat andil dalam perbaikan hutan pelawan yang menjadi paru-paru kita bersama.
“Mohon untuk investor, pemerintah provinsi maupun kabupaten untuk bersama-sama membenahi Hutan Pelawan yang telah mengharumkan nama Indonesia di Kancah internasional, ” tutupnya.