
“Desa ini unik karena ada konsep ekologi, tata kelola desanya dilakukan dengan pendekatan lingkungan. Jadi ada aspek pariwisata yang berjalan beriringan dengan aspek ekologi. Jarang ada desa yang seperti ini, jadi menurut saya wajar kalau Namang ini memiliki prestasi sampai ke tingkat nasional,” ungkapnya.
Para pelaku UMKM di Desa Namang turut meramaikan kunjungan ini dengan menampilkan berbagai produk lokal rumahan seperti Madu Pelawan, Teh Pelawan, Beras Merah, dan lainnya untuk dipromosikan kepada para peserta pelatihan yang melakukan kegiatan visitasi ini.
Camat Namang, Machyudi Saputra mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya yang berada di Desa Namang untuk dapat mengambil peluang dari potensi lokal yang ada agar dapat dikenal lebih luas.
“Desa Namang ini memiliki potensi yang besar karena sudah memiliki prestasi dan mulai banyak mendapatkan kunjungan dari luar daerah bahkan dari luar negeri. Saya harap masyarakat dapat mengambil kesempatan ini melalui hasil UMKM sebagai peluang untuk pembangunan ekonomi masyarakat,” ujar Machyudi.