
Menaruh harapan dengan HNSI, Albar berharap dengan adanya mandataris DPC HNSI Bangka persoalan muara Air kantung segera teratasi dan meminta kepada penerima mandataris agar PT. Pulomas tetap mengeruk alur muara.
“Keberadaan HNSI kami berharap kendala muara dengan kepemimpinan beliau ( Ridwan – red ) tetap teratasi. Sekarang dikerjakan PT. Pulomas Sentosa mudah – mudahan dengan kepemimpian Ridwan bisa menyampaikan kepada pemerintah daerah agar PT. Pulomas Sentosa tetap dipertahankan,” kata Albar.
Lagi – lagi mengenai evaluasi kepengurusan DPC HNSI Bangka, Albar menilai HNSI Pertama ( era Ridwan – red ) kepentingan nelayan sering difasilitasi.
“Era kepemipinan Ridwan ( HNSI Pertama – red ) sering fasilitasi bantuan nelayan , mudah – mudahan jangan ada lagi pihak – pihak yamg mengganggu PT. Pulomas Sentosa. Jika ada pihak yang mengganggu kami rasa muara akan kembali seperti semula. Jangan mengharapkan hujan dari langit air ditempayan dicurahkan. Maksudnya jangan mengharapkan perusahan lain mengerjakan sekarang itu sudah nyata, kapal GT besar bisa keluar masuk muara,” tutupnya.