
“Pertama kami dari HNSI Kabupaten Bangka berikan apresiasi kepada TNI AL, yang sudah berhasil mengamankan puluhan ton pasir timah diduga ilegal. Kami pun meminta agar TNI AL membongkar siapa pemilik puluhan ton pasir timah tersebut,” kata Slamet Riyadi.
Menurut Slamet Riyadi banyak hal belum terungkap mengenai aktivitas pengiriman pasir timah ilegal, bila dibiarkan negara dirugikan. Lagi – lagi pihaknya berharap TNI AL bisa mengungkapkan semuanya.
“Banyak hal yang belum terungkap dari aktivitas pengiriman pasir timah diduga ilegal, seperti yang terjadi di Bangka Selatan. Dari mana asal usul timah itu? Mau dibawa kemana? Mungkinkah kegiatan tersebut sudah terorganisir dan terkesan dipelihara. Karena secara undang – undang minerba semua harus jelas baik IUP, tambang dan lainnya,” jelasnya.