
Ia menjelaskan sebelum menanam semangka, petani harus lebih dulu mempelajari kultur tanahnya karena lahan berpasir mengandung banyak air.
Maryono mengatakan ada lebihan dan kekurangan menggunakan layanan berpasir misalnya dapat menyimpan air lebih lama namun apabila hujan terus menerus wajib membuat selokan kecil di pinggirannya dan menggunakan pupuk yang kandungannya pospat.
“Menanam semangka di lahan berpasir, harus lebih teliti lagi, kalau semua sesuai dengan pola yang dikerjakan pasti akan menghasilkan semangka seberat 20 ton,” jelasnya.