
“Pedagang-pedagang di Syafri Rachman ini (Koba-red) sangat perlu gas untuBarang langka, dari pada gak ada, harga 30 ribu itu juga saya ambil. Yang penting ada,” lanjut wanita 34 tahun itu.
Ela sangat mengeluhkan gas yang juga sumber utama jualannya agar bisa dimasak dan dijual.
“Sayakan jualan pempek, gorengan dan jajanan lainnya yang harus direbus dan digoreng. Kalau gas gak ada, saya jualan apa? Terus untung jualan saya paling sehari habis untuk makan juga,” keluhnya.