
“Hal itulah yang menyulitkan dalam menentukan kriteria penanggulangan kasus dengue,” ucapnya.
Diakuinya, meskipun telah dilaksanakan penaburan larvasida pada penampungan air di luar rumah dan foging di lokasi yang memenuhi kriteria, kasus dengue akan tetap ada.
Menurutnya, hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam berperilaku hidup bersih dan sehat.
“Maka dari itu, perlunya dilakukan promosi kesehatan secara kontinu dalam rangka preventif kasus DBD agar dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat DBD,” ujarnya.
Selain itu, perlu juga dilakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara berkala di semua lokasi yang pernah terjadi kasus dengue mengingat pada bulan Juni intensitas hujan sudah makin meninggi.
“Untuk itu, perlunya koordinasi ke semua Camat di wilayah Kabupaten Bangka Tengah untuk menggalakkan PSN dan menentukan inovasi dalam rangka pencegahan dan pengendalian kasus DBD di wilayahnya,” pungkasnya.