Hanya Dalam Enam Bulan, 36 Kasus DBD Tercatat di Bangka Tengah

    Foto: Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, dr Anas Ma’aruf.(Erwin/intrik.id)

    “Kemudian pada bulan Maret dan Mei, kasusnya banyak di Puskesmas Simpang Katis dengan 4 kasus di bulan Maret dan 6 kasus di bulan Mei,” terangnya.

    Sedangkan pada bulan April, kasus DBD terbanyak di wilayah Puskesmas Desa Benteng sebanyak 5 kasus.

    Lalu, pada bulan Juni, ada sebanyak 4 kasus DBD dan 9 kasus Demam Dengue (DD) yang terdeteksi di wilayah kerja Puskesmas Pangkalanbaru.

    “Untuk menanggulangi kasus DBD dan DD, tim Dinkes Bateng telah melaksanakan dua kali siklus foging di Desa Beluluk dan Kelurahan Dul,” ungkap Annas.

    Menurutnya, berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi di wilayah kerja Puskesmas Pangkalanbaru, diketahui bahwa masih ada banyak warga yang terkena DBD, namun tidak berobat ke fasilitas kesehatan dan hanya berobat jalan dengan perawat.

    Padahal ia menilai, pasien yang berobat jalan hanya memiliki hasil laboratorium darah rutin tanpa pemeriksaan serologi dengue sehingga menyulitkan dalam menentukan kriteria penanggulangan kasus dengue.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook