
“Seharusnya memang tidak boleh (menggunakan atribut parpol) tapi karena ini masih simulasi (jadi masih ditolerir) kecuali kalau memang sudahh berjalan. Tapi kami upayakan untuk mengantisipasi agar hal ini tidak terjadi nantinya,” tegas Eko.
Dalam simulasi ini melibatkan melibatkan 245 orang, terdiri dari 162 orang ketua/anggota PPS se-Kabupaten Bangka, 16 ketua/ anggota PPK se-Kabupaten Bangka, 10 orang awak media, 18 orang perwakilan Partai Politik, 9 orang KPPS dan PAM TPS, serta 30 orang dari KPU Bangka.