
“Saat ini baru ada 11 penyuluh, 8 merupakan PNS dan 3 lagi pegawai kontrak yang dikirim dari pusat untuk Bangka Tengah,” ungkapnya, Rabu (18/1/2023).
Ia mengatakan para penyuluh tersebut ditempatkan di daerah berbeda sesuai prioritas tergantung jumlah nelayan dan usaha perikanan yang ada.