GPPL-WKM: Rencana PT Timah di Desa Batu Beriga akan Timbulkan Kerusuhan

    Caption : Dokumentasi beberapa waktu lalu Suasana aktivitas Tambang Inkonvensional ( TI ) Lingkungan Nelayan Satu Sungailiat.

    “Optimalkan investasi dan juga komoditi pengganti timah harus kita cari. Makanya pemerintah harus lebih peka terhadap ini. Kalau sudah maksimal, warga juga lambat laun tidak tergantung lagi dengan komoditi timah, ” tegasnya.

    Menurut Wahana Lingkungan Hidup Indonesia, ada 5270 hektare terumbu karang yang rusak dan hancur karena KIP dan PIP yang beroperasi di laut Bangka Belitung.

    Hal itu berdampak langsung dengan produksi ikan yang sekarang berkurang karena banyaknya Kapal isap dan ponton isap yang beroperasi di peraturan laut Bangka Belitung ini.

    “Beriga itu termasuk daerah penghasil ikan terbesar di Bangka Tengah. Kalau PIP atau KIP ada di sana, Desa Beriga akan menjadi Matras kedua yang akhirnya para nelayan malah memilih menambang dari pada melaut tanpa hasil. Hal inilah yang akan memicu kembali penambahan kerusakan ekosistem laut yang akan merambah ke hutan sekitaran PIP tersebut, ” lanjut Erwin.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook