
“Kami gak tau bagaimana, intinya PT Thorcon belum ditunjuk negara sebagai penggarap dan belum jadi proyek strategis negara. Terus kami gak perlu manfaat seperti ini. Kami perlu edukasi dampak langsung ke masyarakat agar masyarakat bisa menentukan sikap, ” tegasnya.
Sementara staf PT Thorcon menolak diwawancarai oleh awak media ketika usai melakukan diskusi tersebut.
“Kami gak bisa jawab. Ini juga pak Widi (Kabag Kajian) gak bisa hadir makanya zoom bang. Kalau mau wawancara ke atas aja atau ke pak Bob (direktur operasi). Kami gak bisa, ” ucapnya singkat.