
Menjawab hal tersebut, Kepala Disperindagkop-UMKM Bangka Tengah Irwandi mengungkapkan, kelangkaan gas terjadi karena adanya cuaca buruk.
“Berdasarkan informasi resmi dari Pertamina melalui SPBE dan agen, kapal pengangkut LPG dari Palembang menuju Bangka sempat tidak bisa beroperasi karena cuaca buruk. Inilah yang memicu terhambatnya pasokan yang sudah terjadi bahkan 3 pekan, ” jelasnya.
Kepala dinas yang disapa Beben itu menyebutkan, jika agen sudah mulai menyalurkan stok kembali dan diperkirakan satu hingga dua hari ke depan pasokan akan stabil.
“Untuk kuota sendiri tidak ada perubahan, tetap sesuai dengan Loading Order (LO) dari pangkalan ke agen. Jadi agak sabar sedikit, ” ujarnya.