
“Kehadiran narasumber ini menjadi salah satu poin penting dalam kegiatan, karena memberikan kesempatan bagi Desa Silip untuk mendapatkan pembelajaran dari desa lain yang telah lebih dulu menjalankan program P4GN secara mandiri dan konsisten,” ungkap Kepala BNNK Bangka, Hariyansyah.
Tidak hanya teori, narasumber juga berbagi pengalaman nyata dalam melaksanakan program P4GN di Desa Pemali. Beberapa program yang telah dijalankan dan dinilai berhasil di antaranya meliputi kegiatan sosialisasi ke masyarakat, pelaksanaan operasi Yustisi atau razia malam dalam rangka meminimalisasi perilaku menyimpang warga, serta pelaksanaan langsung Program IBM di tingkat desa.
“Melalui penjelasan pengalaman tersebut, Desa Silip diharapkan dapat memperoleh gambaran mengenai model pelaksanaan yang efektif dan memungkinkan untuk diterapkan sesuai dengan kondisi sosial dan karakter masyarakat setempat,” ungkapnya.
Hariyansyah mengatakan kegiatan ini bukan hanya menjadi forum pemaparan program, tetapi juga ruang belajar bersama antar desa, sehingga mampu memperkuat jejaring desa-desa yang menjalankan strategi P4GN melalui pemberdayaan masyarakat.
“Melalui pendampingan dan pembelajaran berkelanjutan, Desa Silip dapat semakin memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan bebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” harapnya.