Emak-emak di Desa Penyak Tertipu Program Jahe Merah Erzaldi

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Puluhan emak-emak Desa Penyak, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah merasa tertipu oleh program jahe merah yang dicanangkan oleh Erzaldi Rosman.

    Para emak-emak itu dijanjikan mendapat pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Sumsel Babel dengan jaminan asuransi jika terjadi gagal panen.

    Salah satu warga, FT mengaku tidak pernah menerima uang tersebut selama mengikuti program itu sejak 2020 lalu namun pihak bank selalu menagih.

    “Diawal pengurus bilangnya kalau gagal panen ada asuransi yang nanggung hutang lunas. Sekarang saya malah dikejar hutang yang gak saya pinjam. Saya aja gak nerima berapa jumlah pinjaman dan lainnya,” ucapnya kepada intrik.id, Minggu (10/12/2023).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia juga menyebutkan, jika program ini akan didampingi pemerintah termasuk diberikan pupuk dan hasil produksinya akan dibeli jika panen tersebut terjadi.

    “Kenyataannya, gak ada dikasih pupuk, gak didampingi. Bahkan, ada yang buahnya diambil malah gak dibayar. Kami emak-emak merasa tertipu akan program jahe merah ini, ” tandasnya.

    Sementara itu, Dodoy selaku ketua LBH Milenial memanggil semua pihak terkait untuk menanyakan kejelasan nasib masyarakat Penyak yang merasa tertipu oleh program jahe merah ini.

    “Kami akan memanggil pihak-pihak terkait agar ada solusi atas warga yang merasa ditipu oleh program jahe merah. Tidak menutup kemungkinan ada unsur dugaan penipuan dan dugaan korupsi di sini ketika saya pelajari data dan cerita emak-emak tadi,” jelas pria yang bernama asli Dairi itu.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia juga menegaskan, akan memperjuangkan hak-hak masyarakat yang memang merasa ditipu. Ia akan membuka titik terang untuk masyarakat agar mendapatkan solusi.

    “Kita clear dan buka seterang-terangnya kasus ini. Dan kita carikan solusi untuk masyarakat desa Penyak, ” tutupnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Wartawan Dilarang Meliput Rakor Pemberantasan Korupsi di Bangka Tengah, Tuai Sorotan

    Wartawan Dilarang Meliput Rakor Pemberantasan Korupsi di Bangka Tengah, Tuai Sorotan

    Kebakaran Hutan Eks PT Kobatin Nyaris Sambangi Sekolah dan Labkesmas, Api Sempat Muncul di Dua Titik

    Kebakaran Hutan Eks PT Kobatin Nyaris Sambangi Sekolah dan Labkesmas, Api Sempat Muncul di Dua Titik

    Paripurna Istimewa HUT ke-172 Kota Koba Sepi, Hanya 19 dari 30 Anggota DPRD Hadir

    Paripurna Istimewa HUT ke-172 Kota Koba Sepi, Hanya 19 dari 30 Anggota DPRD Hadir

    Selisih Harga TBS Disorot, Petani Minta Dugaan Potongan DO Ditertibkan

    Selisih Harga TBS Disorot, Petani Minta Dugaan Potongan DO Ditertibkan

    SK Dispertan dan Harga DO Berbeda, Petani Sawit Bangka Tengah Keluhkan Potongan Rp50/Kg

    SK Dispertan dan Harga DO Berbeda, Petani Sawit Bangka Tengah Keluhkan Potongan Rp50/Kg

    Aksi Heroik Berujung Duka, ABK KM Kenanga Indah Ditemukan Meninggal Setelah Terjun Selamatkan Rekan

    Aksi Heroik Berujung Duka, ABK KM Kenanga Indah Ditemukan Meninggal Setelah Terjun Selamatkan Rekan