DPRD Bangka Tengah Ingatkan Bupati Tidak Menerima Sembarangan Investor

    Foto: Pahlevi Sjahrun. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — DPRD Bangka Tengah minta bupati tidak sembarangan menerima investor yang ingin masuk ke Bangka Tengah.

    Hal itu diungkapkan Anggota Komisi I DPRD Bangka Tengah, Pahlevi Syahrun kepada intrik.id, Senin (12/12/2022).

    “Setiap investasi yang menggunakan sumber daya Bangka Tengah (Timah, Tambak Udang dan lainnya) akan pasti memberikan dampak terhadap perubahan alam,” ucapnya.

    Ia tidak menampik jika banyak investor yang masuk akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) namun tidak boleh asal terima.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Semakin banyak Investor semakin besar PAD, semakin besar perputaran ekonomi maka semakin maju Bangka Tengah, ” ungkap Pahlevi.

    “Tapi kalau masukin investor secara sembarang malah akan merugikan Bangka Tengah, ” lanjutnya.

    Pahlevi juga mengatakan, upaya kelola lingkungan dalam setiap investor harus diperhatikan jangan sampai ada limbah yang mencemari lingkungan kita.

    “Kalau besar amdal, kalau kecil UPL. Masalahnya tata kelola limbah yang tidak konsisten terutama tambak udang vaname. Harusnya itu yang diperhatikan, kalau limbahnya sembarangan maka akan merusak lingkungan kita, ” ucapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Anggota Komisi I tersebut menjelaskan, setiap investor tambak udang harus memberikan pemetaan kapasitas Caring Capacity (pemetaan usaha) dengan benar.

    “Kalau Caring Capacity melebihi yang seharusnya maka ini akan sangat berdampak negatif. Misalnya tambak total 3000 hektar dengan benur dan pakan serta limbah masuk di lahan itu. Namun intensitasnya ternyata lebih 3000 hektar, maka kelebihannya pasti akan dibuang sembarang, ” jelasnya.

    “Kalau kayak gini yang rugi bukan cuma nelayan dan masyarakat namun juga pemilik tambak karena menggunakan air laut tersebut, ” sambungnya.

    Pahlevi berharap, pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dapat dengan ketat mengawasi semua investasi yang masuk terutama tambak udang vaname ini.

    “Jadi untuk DLH dan semua pihak terkait untuk ketat mengawasi. Kita tidak melarang Investasi namun investasi dengan tepat, baik dan benar. Kita berharap, Bupati bisa memetakan investasi tidak di wilayah resiko, ” tutup Pahlevi.(Erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Jembatan Garuda Pangkas Jalan Warga Dul-Beluluk, Akses Sekolah dan Puskesmas Kini Lebih Dekat

    Jembatan Garuda Pangkas Jalan Warga Dul-Beluluk, Akses Sekolah dan Puskesmas Kini Lebih Dekat

    30 Tenaga Konstruksi Bangka Tengah Digembleng dan Disertifikasi, K3 Jadi Sorotan

    30 Tenaga Konstruksi Bangka Tengah Digembleng dan Disertifikasi, K3 Jadi Sorotan

    1.389 KPM di Bangka Tengah Terindikasi Judol, Bansos Kemensos Dihentikan Sementara

    1.389 KPM di Bangka Tengah Terindikasi Judol, Bansos Kemensos Dihentikan Sementara

    Musim Kemarau, Armada Damkar dan BPBD Bangka Tengah Terbatas, Warga Minta Respons Bencana Diperkuat

    Musim Kemarau, Armada Damkar dan BPBD Bangka Tengah Terbatas, Warga Minta Respons Bencana Diperkuat

    Mobil Kopdes Merah Putih Tiba di Bangka Tengah, Namang Jadi Desa Pertama yang Terima

    Mobil Kopdes Merah Putih Tiba di Bangka Tengah, Namang Jadi Desa Pertama yang Terima

      Ikuti kami di Facebook