
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Masyarakat Bangka Tengah dinilai cukup sadar dalam menekan jarak kelahiran anak melalui program KB.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Dede Lina Lindayanti mengatakan program KB ini mencegah dan mengatur jarak kehamilan.
“Program KB ini, bukan melarang orang untuk punya anak, tapi untuk mengatur jarak kehamilan, supaya mencegah dari 4 terlalu, yakni terlalu muda, terlalu tua, terlalu banyak, dan terlalu dekat,” ujar Dede, Rabu (11/9/2024).
Ia mengatakan jarak umur antar anak harus diatur agar tidak terlalu berdekatan sehingga mendapatkan perhatian maksimal dari orang tuanya.