
“Persiapan akademik tentu penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah kesiapan emosional dan psikis mereka. Boarding school berbeda dengan sekolah reguler, apalagi anak-anak ini berasal dari berbagai daerah dan harus tinggal di asrama,” jelasnya.
Aspek kesehatan fisik juga menjadi perhatian dalam proses seleksi, mengingat siswa akan menjalani aktivitas belajar dan pembinaan secara intensif di lingkungan asrama.
Ia mengimbau para calon peserta didik untuk memiliki semangat belajar dan daya juang yang lebih tinggi dibandingkan siswa pada umumnya.
“Mereka harus sudah punya gambaran masa depan sejak awal masuk. Mau melanjutkan ke mana, cita-citanya apa, dan proses apa yang harus dilakukan selama sekolah. Itu penting sekali. Apalagi para pelajar dituntut lebih mandiri, disiplin, dan memiliki perencanaan yang jelas terhadap masa depan mereka,” ucapya. (*)
Sumber: PT Timah Tbk