
Algafry juga menyebutkan, jika seluruh proses pemenuhan koleksi buku dan stadarisasi perpustakaan digital akan dilengkapi secara bertahap.
“Kalau kita gak bisa menarik minat ya kita gagal meningkatkan literasi, makanya sarana, prasarana dan gedungnya harus terlihat megah dan harus menarik minat masyarakat,” ungkapnya.
Algafry berharap, dengan adanya gedung perpustakaan ini bisa menambah literasi dan minat baca masyarakat sekaligus memahami apa yang dibaca oleh masyarakat.
Sementara itu, Plt Kepala Perpustakaan Republik Indonesia mengatakan E. Aminudin Azis bantuan DAK (Dana Alokasi Khusus) Fisik Gedung perpustakaan untuk memberikan layanan perpustakaan sampai ke pelosok serta meningkatkan literasi masyarakat.