
“Tentu bupati terpilih harus bisa mencari kepala OPD yang semangat, berinovasi dan kreatif karena kompeten sangat diperlukan. Apalagi OPD teknis yang berhubungan dengan ekonomi dan kemajuan Bangka Tengah. Kodenya yang segar-segar, yang cerdas dan yang kawa (mau) begawe (bekerja) membantu bupati, ” ungkapnya.
“Tapi kadang kalau dia cerdas dan seger tapi tidak mau bekerja jangan juga dipilih. Intinya harus yang memang mau membangun Bangka Tengah dengan baik. Tapi kembali lagi ke kepala daerah, ” lanjut Batianus.
Saat disinggung tentang intervensi partai kepada kepala daerah, Batianus menegaskan dalam pemerintahan tak ada urusan partai namun dalam hubungan sektoral (eksekutif-legislatif) itu wajib kami lakukan.
“Kalau partai kami tak ada campuri urusan pemerintahan. Tapi kalau DPRDnya itu wajib kami lakukan, ” tutupnya.