Dihadapan Kades, Algafry Siapkan Rp 52 Miliyar untuk Desa

    Foto: Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman saat melantik 27 kades terpilih.(Erwin/intrik)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman melantik 27 Kepala Desa (Kades) terpilih di Gedung Serba Guna Bangka Tengah (GSG Bateng), Rabu (27/7/2022).

    Dalam kesempatan itu, Algafry menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan sebuah tanggung jawab.

    “Hari ini adalah hari yang berbahagia dan juga penuh dengan tanggung jawab karena kita melantik kades terpilih. Ini adalah awal dari amanah yang berat. Bahkan bumi dan seisinya tak mampu menahan amanah. Maka dari itu, ini adalah hari yang paling berat untuk bapak ibu sebagai kades terpilih,” ucap Algafry.

    Selain itu, ia mengucapkan selamat kepada Kades Sarang Mandi dimana tingkat partisipasi pemilihnya mencapai 90 persen lebih.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Ini adalah sebuah pencapaian dimana partisipasi pemilih di Desa Sarang mandi mencapai 93,3 persen. Selamat kepada Desa Sarang Mandi mampu mengajak masyarakatnya dalam pesta demokrasi ini. Selain itu, TPS Sarang Mandi juga menjadi TPS dengan partisipasi terbanyak dengan partisipasi 94,3 persen. Nanti ada hadiah untuk Desa dan TPS ini,” ujarnya.

    Dihadapan para kades terpilih itu, Algafry mengatakan pihaknya mengalokasikan dana hingga Rp 52 miliyar untuk program pembangunan bagi 57 desa yang ada di Bangka Tengah.

    “Kita harus mendorong komitmen pembangunan ke seluruh desa. Kita punya alokasi dana sebesar 52,1 miliar untuk pembangunan desa. Maka dari itu, alokasikan dana tersebut untuk pembangunan desa, untuk masyarakat yang harus bersinergi dengan Pemerintah Bangka Tengah serta harus sesuai aturan yang berlaku,” tuturnya.

    Ia juga berpesan agar setiap kades harus siap dikritik dan tidak mudah tersinggung.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Sekali lagi selamat untuk 27 Kades yang di lantik hari ini. Ingat, jabatan ini adalah sebuah ibadah kepada tuhan yang maha esa. Jangan pernah berharap apa-pun. Dan satu hal lagi, seluruh kades terpilih harus siap dikritik, jangan mudah tersinggung dan selalu jadikan itu semua adalah ibadah untuk tuhan yang maha esa,” tutup Algafry.

    Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Padlillah mengatakan, kades terpilih jangan langsung merombak perangkat yang sudah ada.

    “Untuk semua kades terpilih dan yang baru jangan langsung merombak perangkat desa kalau tidak ada dasarnya. Liat kinerja perangkat yang lama. Jangan ada ketersinggungan kalau ada perangkat desa mungkin yang tidak memilih kades yang terpilih terus mau langsung ganti,” tegasnya.

    Ia juga menjelaskan nantinya kades terpilih akan ada bimtek sesuai peraturan menteri dalam negeri.

    “Nanti semua kades akan ada bimtek karena memang wajib dari peraturan menteri. Kita juga ingin membuat kades yang baru lebih paham tentang apa yang harus dilakukan,” tutupnya.(Erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting