
“Misalnya daerah pesisir dan pulau-pulau, ini membutuhkan suatu pemetaan untuk mewujudkan pendidikan yang lebih baik dengan memberikan juga gambaran pentingnya pendidikan kepada berbagai pihak, orang tua bahkan anak-anak itu sendiri,” jelas Algafry.
Algafry juga mencontohkan di Kabupaten Bangka Tengah, Pemerintah Bangka Tengah berusaha memberikan pelayanan maksimal dalam mengakselerasikan serta mendukung Merdeka Belajar, seperti menyediakan Internet Desa bagi setiap desa yang ada di Bangka Tengah.
“Tak hanya internet desa, contoh lainnya di Pulau Nangka dan Pulau Semujur, itu juga memerlukan sentuhan agar anak-anak dapat merasakan pendidikan yang semakin baik. Pulau Nangka sendiri saat ini listriknya sudah mengalir dari yang hanya 12 jam menjadi 24 jam sehingga anak-anak juga dapat belajar secara maksimal,” jelasnya.
Sementara itu, Dr. Iwan Syahril Ph.D mengapresiasi Kabupaten Bangka Tengah sebagai salah satu daerah yang melakukan akselarasi perubahan dengan Merdeka Belajar.
“Kita berada di Bangka Tengah, bersilaturahmi dengan Bupati Bangka Tengah serta berdiskusi juga mengenai bagaimana menguatkan ekosistem pendidikan di Bangka Tengah serta apa yang bisa kita lakukan sebagai Kemdikbudristek RI untuk membantu dan mewujudkan pendidikan yang lebih baik untuk anak-anak di Bangka Tengah,” tutur Iwan.