Devisit Capai Rp 200 M, Taufik: Kami Sudah Sering Ingatkan

    Foto: Ketua Fraksi Gerindra Bangka, Taufik Koriyanto.(red)

    BANGKA, INTRIK.ID — Sejak terpilih menjadi bupati dan wakil bupati bangka, Fraksi Gerindra DPRD Bangka menilai kepemimpinan Mulkan dan Syahbudin tidak inovatif dalam memaksimalkan pajak dan retribusi daerah.

    Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bangka, Taufik Koriyanto mengatakan saat penyampaian Raperda APBD maupun laporan pertanggungjawaban bupati dari 2019 dan 2020 tidak ada peningkatan yang berarti.

    “Seharusnya bupati bangka menggenjot beberapa OPD terkait untuk lebih kreatif dan inovatif lagi guna memaksimalkan pajak dan retribusi daerah,” ungkapnya, Selasa (3/8/2021).

    Pihaknya sendiri sudah berkali-kali mengingatkan agar dalam penyusunan program kerja baik jangka pendek maupun menengah harus terukur, efektif dan efisien.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Setiap dalam pandangan umum maupun pandangan akhir fraksi selalu kami ingatkan karena yang dilihat bukanlah berapa banyak serapan anggaran yang telah dibelanjakan, tetapi dampak dan hasil yang dapat dirasakan masyarakat kita dengan tujuan pensejahtraan,” terang Taufik.

    Dampak dari minimnya PAD tersebut berimbas pada pembangunan infrastruktur, hiba hingga bantuan lainnya untuk masyarakat. Hal itu diungkapkan masyarakat saat para anggota dewan melakukan reses.

    “Saat reses kemarin banyak masyarakat mengeluh tidak adanya pembangunan jalan, jembatan, rumah sekolah rusak, tidak ada tambatan perahu, lampu jalan, tidak ada bantuan bibit pertanian, bantuan perahu dan alat tangkap nelayan, rusaknya objek wisata akibat pertambangan hingga sulitnya mendapat pekerjaan,” pungkasnya.

    Ia menyadari bahwa saat ini masih dalam pandemi covid 19, namun bukan berarti tidak ada solusi untuk mengatasinya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Solusinya sudah kita sampaikan mulai meniadakan TPP beban kerja hingga merampingkan honorer yang terlalu banyak karena tidak sesuai dengan kerjanya. Dengan begitu akan meringankan APBD kita, apalagi saat ini kita mengalami devisit hingga 200 miliar,” tegas Taufik.(red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Kamuflase Upah Lebur Timah Smelter Kawasan Industri Jelitik, Punya Siapa yang Dilebur?

    Kamuflase Upah Lebur Timah Smelter Kawasan Industri Jelitik, Punya Siapa yang Dilebur?

    Pembagian Upah Pungut Pajak Sudah Sesuai Aturan

    Pembagian Upah Pungut Pajak Sudah Sesuai Aturan

    BPPKAD Bangka Tempat Basah ada Upah Pungut Pajak, Hariyadi : Soal Aturan itu Dapur, tidak Untuk Dipublikasi

    BPPKAD Bangka Tempat Basah ada Upah Pungut Pajak, Hariyadi : Soal Aturan itu Dapur, tidak Untuk Dipublikasi

    Ternyata Besar Juga PAD Kabupaten Bangka dari PPJ, Setiap Beli Token Listrik Kena Pajak Sepuluh Persen

    Ternyata Besar Juga PAD Kabupaten Bangka dari PPJ, Setiap Beli Token Listrik Kena Pajak Sepuluh Persen

    Tambang Inkonvensional Bekerja Didalam Alur Muara Jelitik, Ketua Formanpis: Kita Bukan Superman, Minta Ditertibkan

    Tambang Inkonvensional Bekerja Didalam Alur Muara Jelitik, Ketua Formanpis: Kita Bukan Superman, Minta Ditertibkan

    Digiring Ke Mobil Tahanan Andi Kusuma Teriak : Saya Dikriminalisasi, Kembalikan Uang Saya

    Digiring Ke Mobil Tahanan Andi Kusuma Teriak : Saya Dikriminalisasi, Kembalikan Uang Saya

      Ikuti kami di Facebook