Desa Mandiri di Bangka Tengah Bertambah 16, Total Sudah 22 Desa

    Foto: Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman. (Erwin)

    “Inilah mengapa menjadi desa mandiri adalah hal yang patut dibanggakan dan diapersiasi karena membuktikan daerah tersebut mampu berinovasi dengan baik,” ujarnya.

    Algafry menjelaskan, Penilaian kemandirian desa melibatkan indikator-indikator yang mengambarkan kondisi pembangunan secara komprehensif. Ada dua indeks yang digunakan untuk mengklasifikasikan desa berdasarkan perkembangan, yaitu Indeks Pembangunan Desa (IPD) dan Indeks Desa Membangun (IDM).

    “IPD yang disusun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencakup variabel ketersediaan pelayanan dasar, infrastruktur, aksesibilitas, dan penyelenggaraan pemerintahan. Sedangkan IDM dari Kementerian Desa berfokus pada kesehatan, pendidikan, perumahan, pemberdayaan masyarakat, sosial budaya, dan ekonomi desa,” pungkas Algafry.

    “Kedua indeks ini memberikan gambaran mengenai tingkat perkembangan dan kesejahteraan masyarakat desa, ” lanjutnya.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook