Data BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan Beda, Pj Wali Kota Pangkalpinang: Jangan Sampai Masyarakat Terkendala

    INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang akan memvalidasi data masyarakat kurang mampu untuk jaminan kesehatan.

    Pj Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin mengatakan saat ini data terkait penerima bantuan jaminan kesehatan masih terdapat perbedaan antar BPJS kesehatan dengan Dinas Kesehatan.

    “Data inikan barubah-ubah, mungkin dulu masih mampu tapi pas sakit ternyata usahanya bangkrut atau di PHK sehingga tidak mampu. Jadi hal ini harus diperjelas dengan validasi yang tepat dan akurat,” ungkapnya saat rapat Strategi Pencapaian Universal Health Coverage (UHC) bersama BPJS Pangkalpinang, Kamis (10/4/2025).

    Ia mengatakan nanti data kemiskinan dari Dinas Sosial akan dikoordinasikan ke pihak Dukcapil juga dengan Bapedda dan Bakeuda dalam penganggarannya.

    “Nanti jika datanya sudah pasti dan penganggarannya sudah ada sehingga tidak ada kendala lain. Jadi saat masyarakat kita berobat otomatis terlayani,” tegas Unu.

    Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan karena pelayanan kesehatan itu tidak bisa ditunda-tunda.

    “Jangan sampai masyarakat kita mau berobat tapi terkendala karena kartu BPJSnya mati atau tidak aktif sehingga memakan waktu untuk dalam pengobatannya,” lanjut Unu Ibnudin.

    Mungkin Suka Ini juga:
    APBD Pangkalpinang 2027 Defisit Rp30 Miliar, Ruang Fiskal Masih Terbatas

    APBD Pangkalpinang 2027 Defisit Rp30 Miliar, Ruang Fiskal Masih Terbatas

    Usia Pangkalpinang 269 Tahun, Saparudin Pasang Target: Pendidikan, Kesehatan, Kemiskinan dan Pengangguran Harus Terjawab

    Usia Pangkalpinang 269 Tahun, Saparudin Pasang Target: Pendidikan, Kesehatan, Kemiskinan dan Pengangguran Harus Terjawab

    Dambus Masuk Sekolah, Disdikbud Pangkalpinang Siapkan Pagelaran Seni untuk Pelajar

    Dambus Masuk Sekolah, Disdikbud Pangkalpinang Siapkan Pagelaran Seni untuk Pelajar

      Ikuti kami di Facebook