
Ditempat yang sama, Dani Ketua bidang Pelatda mengatakan, atlit yang diprioritaskan nanti adalah atlit yang berprestasi. Dimana program tersebut sudah berjalan dari tahun 2022 kemarin.
“Jadi nanti ada pendamping cabor yang intens memonitor dan evaluasi dari tim pendamping dan akan ada monev gabungan setiap 4 kali dalam sebulan,” ucapnya kepada intrik.id.
Ia mengungkapkan, tim Pelatda meminta semua cabor untuk mengirimkan program pelatihan para atlit dan juga absen sebagai bahan evaluasi dan bukti.