
Menurutnya, kebudayaan menjadi salah satu bagian yang terus didorong Disdikbud Pangkalpinang. Salah satunya melalui inovasi Dambus Masuk Sekolah.
“Dalam jangka waktu dekat kami punya agenda pagelaran seni berupa Dambus dari inovasi Dambus Masuk Sekolah. Insyaallah tanggal 25 akan kita adakan pagelaran untuk SMP dan pemerhati serta penikmat kelompok Dambus se-Kota Pangkalpinang,” ungkapnya.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan pendidikan karakter dengan kebudayaan lokal.
Bagi Disdikbud, penguatan budaya tidak cukup dilakukan melalui teori di ruang kelas. Anak-anak juga perlu diberi kesempatan melihat, mengenal dan terlibat langsung dalam kesenian daerah.
Darwin mengatakan momentum tersebut penting agar karakter dan budaya mulai ditanamkan sejak anak berada pada jenjang pendidikan usia dini.