
“Kegiatan ini merupakan langkah kita untuk mencegah kekerasan pada anak. Kami mengundang beberapa stakeholder terkait seperti masyarakat yang tergabung dalam organisasi kelembagaan seperti PATBS, kemudian Forum Anak, dan juga tenaga pendidik dari sekolah,” jelas Dede.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa ada beberap jenis kekerasan pada anak yang wajib diketahui oleh para orang tua dan tenaga pendidik, sehingga dengan adanya pengetahuan tersebut maka kekerasan anak dapat dicegah.
“Kekerasan anak ini kan ada beberapa jenis seperti kekerasan seksual, kekerasan fisik, dan kekerasan verbal. Ini harus kita semua pahami selaku orang tua sebagai lingkungan awal dan tenaga pendidik di sekolah sebagai lingkungan bersosialisasi anak,” ungkapnya.
Dede Lina berharap, kegiatan ini dapat dijadikan momentum untuk memberikan dukungan pemikiran untuk masa depan anak-anak di Bangka Tengah, sehingga anak Bangka Tengah menjadi anak yang berkualitas, unggul, dan berakhlakul karimah.*