
Intrik.id – Cara murai trotol cepat ngeplong tidak bisa sembarangan. Para kicau mania atau komunitas penghobi burung harus melakukan cara tepat supaya murai trotol, khususnya baru, cepat ngeplong. Langkah yang keliru justru bisa membuat burung berkicau lambat, bahkan cenderung diam karena stres serta kurang perawatan.
Baca juga: Burung Raja Udang, Potensi Ekowisata Global dan Tantangan Konservasi yang Semakin Mendesak
Murai trotol adalah jenis burung murai batu yang masih berusia muda. Biasanya baru belajar berbunyi dan belum stabil kicauannya. Suara yang indah dari murai dewasa kerap membuat banyak pecinta burung terpukau. Namun, kicauan tersebut tidak bisa muncul begitu saja. Pemilik perlu melakukan upaya konsisten untuk hasil ngeplong maksimal seperti berikut ini.
Asupan nutrisi menjadi faktor utama agar murai trotol cepat ngeplong. Burung membutuhkan protein tinggi untuk menunjang pertumbuhan sekaligus pembentukan suara. Misalnya, memberikan jangkrik sebanyak 10 ekor saat pagi, 5 ekor pada siang hari dan 10 ekor di malam. Alternatifnya, pemberian bisa disesuaikan menjadi 5 ekor sebanyak 3 kali sehari.
Semakin banyak protein yang murai trotol terima dalam takaran tepat, maka stamina burung akan meningkat. Hal tersebut memicu keaktifan berkicau. Selain jangkrik, jangan lupa memberikan telur kroto. Idealnya, pemberian kroto adalah seminggu sekali dengan porsi sekitar 3–4 sendok. Kroto kaya akan protein dan sangat baik untuk merangsang burung agar lebih cepat gacor.