
“Terpaksa ikut saya karena memang nyari kerjaan susah, kebun gak ada, mana saya dipecat sekarang. Mau nungaw (aktivitas tambang inkonvensional skala kecil-Red) jual timahnya susah,” keluhnya saat berbincang dengan intrik.id, Senin (5/12/2022) di salah satu warung di Simpang Perlang.
Ridius juga mengaku, sudah mencari pekerjaan di beberapa tempat namun hingga saat ini belum ada panggilan.
“Saya ke Pemda tapi katanya honor mau dihapus. Ke mini market, tapi sampai sekarang gak ada panggilan. Ke tambak udang katanya gak ada lowongan. Karena susah nyari kerja di Bangka Tengah, resiko jadi PPK juga saya ambil jadinya, ” ucap ayah satu orang anak tersebut.