
INTRIK.ID, PANGKALPINANG – Semangat kreativitas terpancar dari wajah-wajah siswa sekolah dasar di Kota Pangkalpinang. Festival Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD secara resmi digelar di SD Negeri 23 Pangkalpinang, menjadi ajang bagi para pelajar untuk unjuk bakat sekaligus membentuk jati diri.
Hadir mewakili Pemerintah Kota Pangkalpinang, Staf Ahli Bidang Keuangan, Ekonomi, dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, Devy Ingson, menekankan bahwa esensi utama dari kompetisi ini jauh melampaui gelar juara.
Dalam sambutannya, Devy Ingson mengingatkan para peserta bahwa panggung FLS3N adalah ruang untuk belajar tentang kepercayaan diri. Ia meminta para siswa untuk tampil dengan penuh kegembiraan dan semangat tanpa perlu terbebani oleh hasil akhir.
”Ini bukan hanya soal lomba menang atau kalah. Yang terpenting adalah bagaimana anak-anak kita belajar berani tampil dan percaya diri. Tampilkanlah segala kemampuan dengan semangat dan ceria,” ujar Devy di hadapan para peserta dan pendamping.
Menurutnya, kegiatan seni dan sastra merupakan instrumen yang sangat efektif dalam membentuk karakter anak sejak dini. FLS3N bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi hebat yang memiliki kecerdasan emosional dan kreativitas tinggi.
”Kegiatan ini sangat baik karena menjadi wadah membentuk karakter, menumbuhkan anak-anak yang hebat di masa depan,” tambahnya.
Di sisi lain, Devy juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendidik dan orang tua. Baginya, bakat yang dimiliki siswa saat ini merupakan buah dari kesabaran dan ketelatenan guru serta orang tua dalam membimbing mereka.
”Terima kasih dan apresiasi kepada guru serta orang tua karena terus sabar mengajarkan dan mendukung anak-anak kita. Tanpa bimbingan mereka, talenta hebat ini tidak akan muncul ke permukaan,” pungkasnya.
Pantauan di lokasi, kemeriahan lomba di SD Negeri 23 Pangkalpinang ini diikuti oleh perwakilan siswa terbaik dari berbagai sekolah dasar di Pangkalpinang. Mereka bersaing secara sehat dalam berbagai cabang seni sastra dengan harapan dapat mewakili Kota Beribu Senyuman ke tingkat yang lebih tinggi. (*)