
Mendengar hal itu, Harry bersama dengan tokoh masyarakat setempat dan warga lainnya bergegas mencari orang yang dimaksud.
“Waktu itu ada ramai warga termasuk Kepala Dusun setempat yang ikut bantu mau mencari orang tersebut yang diinformasikan sedang berada di sebuah pondok kebun,” jelasnya.
Namun ketika didatangi, ternyata pelaku tidak ada dan ditemukan sejumlah senjata tajam di dalam pondok kebun tersebut yakni sebilah parang (golok), sebilah pisau, dua bilah besi, sebuah obeng dan sebuah tang di dalam tas ransel warna hitam.
“Sedangkan pelakunya sendiri berhasil kami ringkus usai dilakukan upaya pengejaran tak jauh dari pondok kebun tersebut,” ungkapnya.
Untuk menghindari amukan warga, pelaku pun langsung dibawa ke Polsek Simpangkatis untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.