BPOM Pangkalpinang Sidak Kandungan Takjil di Koba

    Foto: Petugas BPOM Pangkalpinang saat mengambil sampel takjil di Koba.(Erwin/INTRIK.ID)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Badan Pemeriksaan Obat-Obatan dan Makanan (BPOM) Pangkalpinang melakukan uji 57 sampel makanan takjil yang dijual disekitarn Koba, Rabu (13/4/2022).

    Uji sampel takjil ini telah dilakukan 2 hari, terhitung dari tanggal 12-13 di Bangka Tengah dimana sebelumnya 25 sampel makanan takjil di Kecamatan Namang.

    “Hari ini kami akan mengambil sampel makanan dan minuman takjil di Koba. Ada 57 sampel yang akan kami uji dan pembelian tersebar di sekitar Koba,” ungkap Kepala BPOM, Tedy Wirawan kepada intrik.id.

    Ia mengatakan ada beberapa macam uji sampel yang diambil pihaknya seperti kue, minuman dan makanan lauk siap saji serta cemilan lain untuk berbuka.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Tedy menjelaskan ada 4 uji bahan makanan dan minuman takjil ini seperti boraks, formalin, pewarna tekstil merah dan kuning.

    “Yang kami uji adalah ada tidaknya zat berbahaya seperti boraks, formalin, pewarna tekstil merah dan juga kuning. Untuk wilayah Namang semuanya negatif dan sekarang kita akan uji di Koba,” tegasnya.

    Sembari menunggu hasil pengujian keluar, Kepala Dinasa Kesehatan (Dinkes) Bangka Tengah M.Anas Maarif mengatakan untuk wilayah Bangka Tengah sampai saat ini belum pernah ditemukan makanan dengan yang berbahaya.

    “Dari tahun ke tahun takjil yang dijual di Bangka Tengah belum ada temuan zat berbahaya. Dan saya yakin bahwa penjual di Bangka Tengah semuanya jujur,” jelasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia menambahkan, jika memang nanti ditemukan maka langkah awal adalah menarik semua peredaran produk tersebut serta menelusuri dan melakukan pembinaan.

    “Kalaupun nantinya ada, kita akan langsung tarik peredaran makanan atau minuman tersebut. Kita akan introgasi dan telusuri siapa yang membuatnya. Sudah ketemu kita lakuakn pembinaan. Ini skala rumahan, bisa saja orang yang menggunakan tidak tahu itu berbahaya, jadi tidak mungkin kita lakukan tindak pidana,” tambahnya.

    Setelah menunggu beberapa saat, hasil 57 sampel makanan dan minuman yang diambil semuanya negatif zat berbahaya. Kepala BPOM mengatakan agar masyarakat bisa aman berbelanja karena semua makanan takjil yang dijual tidak mengandung 4 zat berbahaya yang diuji.

    Laporan wartawan INTRIK.ID/Erwin

    Mungkin Suka Ini juga:
    Lomba Bertutur Digelar, Bupati Algafry Dorong Anak Bangka Tengah Cerdas dan Cinta Budaya

    Lomba Bertutur Digelar, Bupati Algafry Dorong Anak Bangka Tengah Cerdas dan Cinta Budaya

    Dosen Unmuh Babel Sosialisasikan Pentingnya Legal Awareness bagi Anak Putus Sekolah

    Dosen Unmuh Babel Sosialisasikan Pentingnya Legal Awareness bagi Anak Putus Sekolah

    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

      Ikuti kami di Facebook