
“Saya pikir yang paling rentan terpapar ini anak-muda terutama yang tidak memiliki latar belakang pengetahuan agama yang cukup karena bagi yang paham agama tentubagak berat,” ungkapnya.
Ia mengatakan penyebaran paham radikalisme ini banyak ditemukan di sekolah-sekolah maupun kampus umum.
“Tentu awalnya mereka menganggap bahwa hal ini adalah agama, tetapi sesungguhnya di balik itu ada agenda tersendiri,” jelas Sueb.