Begini 5 Cara Ternak Ayam Broiler, Cepat Panen Untung Melimpah

    Berikut beberapa langkah awal dalam memulai bisnis pemeliharaan ayam broiler agar memberikan keuntungan:

    1. Pemilihan Kandang

    Kandang merupakan elemen kunci dalam bisnis pemeliharaan ayam potong. Lokasi kandang sangat memengaruhi kesuksesan bisnis ke depannya. Perbedaan antara kandang ayam potong dan kandang ayam kampung meliputi fokus pada kebersihan dan pertumbuhan ayam yang lebih penting pada ayam potong.

    Kandang harus cukup luas agar ayam dapat bergerak secara aktif dan bebas. Pencahayaan dan ventilasi yang memadai penting untuk mendukung pertumbuhan ayam, serta suhu yang sesuai dengan usia ayam.

    Pemisahan ayam dewasa dan anakan penting untuk menghindari pengaruh buruk pada pertumbuhan. Suhu kandang harus Anda atur sesuai dengan usia ayam. Misalnya, untuk ayam berusia 1–17 hari, suhu 32–34ºC, sedangkan untuk anakan berusia 8–14 hari, suhu 27–29ºC.

    Ada berbagai tipe kandang ayam potong seperti kandang panggung dan postal. Kandang panggung lebih bersih karena kotoran langsung jatuh ke bawah, sementara kandang postal lebih mudah dan ekonomis dengan perlunya penutup plastik untuk menjaga suhu. Kelebihan dan kekurangan masing-masing tipe kandang perlu Anda pertimbangkan sebelum memilih.

    Lantai kandang biasanya terbuat dari tanah, beton, atau kayu, ditutup dengan litter seperti sekam. Kepadatan populasi ayam dalam kandang memiliki standar tertentu tergantung usia ayam untuk memastikan pertumbuhan yang baik.

    Kondisi ideal kandang melibatkan lokasi yang jauh dari pemukiman, dekat dengan sumber air, dan akses jalan yang memadai. Mengetahui dan memperhatikan aspek-aspek ini dapat berkontribusi pada keberhasilan dalam bisnis pemeliharaan ayam potong.

    2. Pemilihan DOC (Day Old Chicken)

    Cara ternak ayam broiler adalah memilih DOC. Ayam potong broiler ideal memiliki berat sekitar 39 gram. Bibit DOC umumnya dijual per box berisi 100 ekor, kadang-kadang dengan tambahan 2-5 ekor.

    Di Indonesia, beberapa jenis strain ayam broiler yang sering peternak budidayakan antara lain:

    1. Strain cobb, sering dibudidayakan, hasil persilangan antara Plymouth Rock USA dengan White Cornish. Ciri khasnya adalah adanya DOC berbulu hitam di antara yang berwarna kuning. Memiliki FCR baik, fokus pada daging dada, adaptasi baik pada lingkungan tropis, dan efisiensi produksi.
    2. Strain ross, berasal dari persilangan Cornish dengan ayam dari Inggris. Memiliki bulu kuning, unggul dalam FCR, pertumbuhan cepat, kekuatan kaki yang seimbang dengan berat badan.
    3. Strain hybro, asalnya dari Euribrid Belanda, unggul dalam kekuatan, adaptasi baik pada iklim tropis, tahan terhadap penyakit, dan fokus pada kualitas karkas.
    4. Strain lohmann, misalnya MB202 oleh Japfa, memiliki performa tinggi, pertumbuhan berkualitas, FCR bagus, serta karkas yang cocok untuk berbagai masakan.

    3. Pakan

    Cara ternak ayam broiler berikutnya adalah pemilihan pakan. Pakan yang berkualitas penting untuk pertumbuhan ayam potong. Pakan ideal mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook