
“Ini merupakan bentuk aperesiasi dan perhatian kita terhadap Guru Ngaji Tikar Bangka Tengah dan insyaallah bakal dibayar berkali-kali lipat oleh Allah SWT dengan harapan para guru ngaji ini semakin semangat dalam mendidik dan mengajar generasi muda terkait pemahaman Alquran,” tuturnya.
Selain penyaluran santunan kepada Guru Ngaji Tikar, Bupati Bateng juga melantik Badan Wakaf Indonesia Bateng sebagai lembaga independen untuk mengembangkan perwakafan di Indonesia yang juga berperan dalam memberikan saran terhadap Pemerintah Daerah.
Sementara itu, Ketua Baznas Bangka Tengah, Hasyim Sya’roni merasa bersyukur atas penyaluran santunan kepada 201 Guru Ngaji Tikar di Bateng sebesar Rp500 ribu/orang dengan total Rp100.500.000.