
Ia mengungkapkan, sebelum September pendapatan sewa alat berat masih Rp 3 juta karena kurang promosi dan informasi kepada masyarakat yang ada di Bangka Tengah.
“Sebelum saya disini penyewaan alat berat cuma 3 juta. Hal itu karena banyak orang gak tau. Promosinya juga kurang. Tapi alhamdulillah, 2 bulan ini saya bersama tim dinas PU Bangka Tengah mampu meningkatkan sewa alat berat sampe 85 persen atau nilai 85 juta, ” ungkapnya.
PAD ini bisa meningkatkan lantaran promosi yang langsung dilakukan Dinas PU. Selain alat berat, PU juga menyediakan sektor lainnya dalam melayan masyarakat.
“Selain dari alat berat, dinas PU jug melayani beberapa sektor pelayanan yaitu sedot tinja, mobil toilet, PBG dan Laboratorium. Saya bersama kawan-kawan di PU terus berupaya mengoptimalkan pelayanan ini, ” ujarnya.