
Untuk itu, pihaknya siap diajak berdiskusi untuk membahas rencana tersebut sehingga sosialisasi kepada masyarakat juga akan lebih mudah.
“Makanya kalau sosialisasi ajak LSM lingkungan juga berdialog dan berdiskusi jangan dianggap mereka gak ada. Kalau sudah duduk bersama sambil ngopi-ngopi kan bisa kita pereteli satu-satu apa kekurangan dan kelebihannya secara terbuka ke masyarakat,” ungkapnya.
Riyan juga mengatakan Bangka Belitung akan menjadi sarang tambang yang akan menghancurkan hutan jika proyek itu terlaksana.
“Jangan sampai karena proyek ini, hutan di Bangka Belitung malah jadi tambang karena digerus terus untuk bahan thorium sebab kepala Bapeten sempat mengatakan semua hutan akan diubah RT/RE menjadi wilayah tambang karena kepentingan proyek strategis nasional,” ujarnya.