
Interior mengusung layar MMI touch 14,5 inci, panel instrumen 11,9 inci, dan layar penumpang 10,9 inci. Fitur Audi Driving Experience juga memungkinkan analisis data berkendara hingga pencatatan waktu sektor di sirkuit. Jok sport, aksen karbon, serta jahitan kontras Serpentine green mempertegas aura eksklusif.
Audi RS 5 Hybrid memakai suspensi RS sport dengan teknologi twin–valve damper. Sistem ini mengatur kompresi dan rebound secara terpisah sehingga mobil tetap nyaman di jalan biasa. Saat mode RS aktif, karakter berubah lebih rigid dan responsif.
Kemudinya juga mendapat penyetelan khusus RS agar terasa presisi pada kecepatan tinggi. Distribusi bobot dan penguatan struktur bodi meningkatkan kestabilan. Mobil ini sanggup menjadi kendaraan keluarga sekaligus mesin performa akhir pekan.
Mode RS sport dan RS torque rear menjaga level baterai sekitar 90%. Strategi ini memastikan tenaga listrik selalu tersedia untuk boost dan torque vectoring. Manajemen termal pintar menjaga suhu baterai di kisaran ideal 20 derajat Celcius demi konsistensi performa.
Baca juga: Haval Jolion Ultra HEV, Sensasi Berkendara SUV Hybrid dengan Performa Tangguh
Mobil Audi ini tersedia di Jerman mulai 106.200 euro untuk varian Sedan. Versi Avant harganya mulai 107.850 euro. Harga tersebut juga diumumkan bersamaan dengan peluncuran resmi pada Februari 2026.
Mobil ini bersaing langsung dengan BMW M3 dan varian terbaru Mercedes-AMG C-Class yang juga mengusung teknologi hybrid. Namun pendekatan Audi menitikberatkan pada keseimbangan performa dan efisiensi. Identitas RS tetap terasa kuat melalui suara V6 dan pengendalian tajam.
Kombinasi tenaga besar, jarak tempuh listrik murni hingga 84 km, serta teknologi torque vectoring membuat Audi RS 5 Hybrid menjadi salah satu sport sedan paling inovatif saat ini. Audi RS 5 Hybrid membuktikan elektrifikasi dapat meningkatkan sensasi berkendara tanpa mengurangi emosi. Era baru RS telah dimulai dengan fondasi teknologi matang dan visi jangka panjang yang jelas. Mobil ini menandai babak baru mobil sport plug-in hybrid premium sehingga model ini kemungkinan besar akan menjadi acuan masa depan performa elektrifikasi Audi.