
Untuk mengaktifkannya Anda pun harus menekan tombol power seperti menghidupkan laptop biasa. Setelah laptop menyala, kondisinya juga tidak akan berubah seperti semula. Jadi semua aplikasi serta file yang Anda juga masih terbuka seperti sebelumnya.
Meskipun sleep laptop terlalu lama tidak menjadi masalah, namun Anda tetap tidak boleh sembarangan. Sebab terdapat beberapa kondisi yang membuat sleep laptop berbahaya dan menyebabkan dampak buruk. Berikut adalah kondisinya:
Menggunakan mode sleep terlalu lama saat kondisi baterai lemah bisa berdampak buruk. Sebab ketika membiarkannya terlalu lama maka baterai laptop akan menjadi terlalu kosong. Apalagi mode sleep juga tetap memakan daya baterai sedikit demi sedikit.
Baterai yang Anda biarkan hingga dayanya terlalu kosong tentunya tidak baik. Sebab hal tersebut bisa membuat baterai sulit untuk Anda isi ulang atau cas. Bahkan lama-lama bisa saja menyebabkan baterai rusak sehingga harus Anda ganti.
Menggunakan mode sleep pada laptop yang menggunakan penyimpanan HDD juga berbahaya. Apalagi jika laptop tersebut Anda bawa bepergian menggunakan tas dalam mode sleep. Penyimpanan HDD memiliki beberapa komponen bergerak ketika HDD dalam kondisi aktif.
Jika laptop dalam mode sleep dan kita bawa bepergian maka memunculkan risiko laptop nyala sendiri. Jika laptop menyala dan kita masih berjalan maka laptop pastinya akan terguncang. Guncangan tersebutlah yang berbahaya dan harus Anda hindari ketika HDD aktif.
Sebab guncangan tersebut bisa memperbesar risiko rusaknya komponen HDD. Selain itu pada laptop penyimpanan HDD performanya kadang tidak stabil setelah menyalakannya dari mode sleep. Ketidakstabilan tersebut juga bisa semakin terasa jika laptop memasuki mode hibernate.